Pemeriksaan radiologis merupakan instrumen diagnostik yang krusial dalam dunia kedokteran gigi. Tanpa bantuan pencitraan, dokter gigi hanya mampu melihat bagian mahkota gigi dan permukaan jaringan lunak. Untuk memahami kondisi kesehatan rongga mulut secara menyeluruh, visualisasi terhadap struktur internal rahang atas (maksila) dan rahang bawah (mandibula) sangatlah diperlukan.
Artikel ini akan membahas gambaran anatomi normal dari maksila dan mandibula yang sering ditemui pada berbagai teknik radiografi, baik intraoral maupun ekstraoral (seperti panoramik).
1. Landasan Penting Struktur Radiopaque dan Radiolucent
Sebelum mengenali anatomi spesifik, penting untuk memahami dua istilah utama dalam radiologi:
- Radiopaque (Putih/Terang): Menunjukkan struktur yang padat dan menyerap radiasi, seperti tulang kortikal, enamel gigi, dan dentin.
- Radiolucent (Hitam/Gelap): Menunjukkan area yang kurang padat atau rongga, seperti saluran saraf, sinus, dan ruang sumsum tulang.
2. Gambaran Radiologis pada Rahang Atas (Maksila)
Maksila memiliki karakteristik yang khas karena hubungannya yang erat dengan rongga hidung dan sinus.
- Sinus Maksilaris: Tampak sebagai area radiolusen besar di atas akar gigi molar dan premolar atas. Penting bagi klinisi untuk membedakan batas sinus yang normal dengan lesi patologis seperti kista.
- Sutura Palatina Mediana: Garis radiolusen tipis di garis tengah palatum (langit-langit), yang sering kali tampak jelas pada foto periapikal anterior.
- Foramen Incisivum: Area radiolusen berbentuk oval di antara akar gigi insisivus sentral atas, yang merupakan lubang keluarnya saraf dan pembuluh darah nasopalatinus.
- Processus Zygomaticus: Sering muncul sebagai gambaran radiopaque berbentuk huruf "U" atau "J" yang tumpang tindih dengan akar gigi molar atas.
3. Gambaran Radiologis pada Rahang Bawah (Mandibula)
Mandibula adalah tulang yang lebih padat dibandingkan maksila, sehingga strukturnya sering tampak lebih kontras.
- Kanalis Mandibularis: Saluran radiolusen yang berjalan di bawah akar gigi posterior bawah, berisi saraf alveolaris inferior. Mengetahui posisi saluran ini sangat vital sebelum prosedur bedah atau pencabutan gigi bungsu.
- Foramen Mentale: Sebuah bulatan radiolusen yang biasanya terletak di dekat apeks (ujung akar) gigi premolar bawah. Gambaran ini sering kali disalahartikan sebagai lesi periapikal (infeksi) jika tidak teliti.
- Linea Obliqua Eksterna & Interna: Garis radiopaque yang memperlihatkan penebalan tulang pada sisi luar dan dalam rahang bawah.
- Genial Tubercles & Foramen Lingualis: Terletak di garis tengah bagian dalam mandibula anterior. Genial tubercles tampak sebagai massa radiopaque kecil yang mengelilingi titik radiolusen (foramen lingualis).
4. Struktur Pendukung Gigi (Jaringan Periodontal)
Selain tulang rahang, radiograf juga menampilkan detail jaringan pendukung:
- Lamina Dura: Lapisan tipis tulang padat (radiopaque) yang melapisi soket gigi. Terputusnya lamina dura bisa menjadi indikasi awal adanya penyakit atau peradangan.
- Ruang Ligamen Periodontal: Celah radiolusen tipis antara akar gigi dan lamina dura yang berisi jaringan ikat pengikat gigi ke tulang.
Relevansi Klinis dan Pembaruan Pengetahuan
Dalam praktik modern, penggunaan Cone Beam Computed Tomography (CBCT) kini mulai melengkapi radiografi konvensional 2D. CBCT memberikan gambaran 3 dimensi yang mencegah tumpang tindih antar struktur anatomi (superimposisi), sehingga meningkatkan akurasi diagnosis, terutama dalam kasus implan gigi dan kelainan saraf.
Pemahaman yang mendalam mengenai anatomi normal merupakan syarat mutlak. Ketidakmampuan membedakan struktur anatomis normal dengan proses penyakit dapat menyebabkan kesalahan diagnosis yang fatal.
Referensi:
Mallya, S. M., & Lam, E. W. N. (2018). White and Pharoah's Oral Radiology: Principles and Interpretation (8th Edition). St. Louis, Missouri: Elsevier.
Whaites, E., & Drage, N. (2020). Essentials of Dental Radiography and Radiology (6th Edition). Churchill Livingstone.
Iannucci, J. M., & Howerton, L. J. (2021). Dental Radiography: Principles and Techniques (6th Edition). Elsevier Health Sciences.
Huda, W. (2016). Review of Radiologic Physics. Wolters Kluwer.
American Academy of Oral and Maxillofacial Radiology (AAOMR). Clinical Practice Guidelines for Dental Imaging.

could you pls post about complication that might occur in dental clinic when treating health problem patients. for example, heart problem patient who are going for an extraction. thanks in advance.
BalasHapusAthirah, Malaysia